King Keladen – Red Baron (Bangsawan Merah) oleh Mas Picis Rojobrono

PERMATA INDONESIA – PRECIOUS INDONESIA We Presented High Quality Indonesian Gems

King Keladen Carnelian Chalcedony - Red Baron Koleksi Bapak Presiden Republik Indonesia DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono, diberikan saat kunjungan Budaya di Pacitan yang diselenggarakan di Alun-Alun Pacitan 2013.

King Keladen Carnelian Chalcedony – Red Baron Koleksi Bapak Presiden Republik Indonesia DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono, diberikan saat kunjungan Budaya di Pacitan yang diselenggarakan di Alun-Alun Pacitan 2013.

Bangsawan Merah Sulaiman a.k.a. Solomon Red Baron

Bangsawan Merah Sulaiman a.k.a. Solomon Red Baron

Pertemuan Pertama Tim Precious Indonesia di Donorojo 19 Oktober 2013

Pertemuan Pertama Tim Precious Indonesia di Donorojo 19 Oktober 2013

1149176_10202034220518175_1615318230_o

The most appealing red from Indonesia

BANGSAWAN MERAH – RED BARON CHALCEDONY – INDONESIAN HIGH QUALITY GEMS UNTREATMENT UNHEATED NO DYED 100% NATURAL Red Baron (Bangsawan Merah) Bangsawan Yang Tersingkir…. diambil namanya dari Kekalahan Raja Majapahit Bhre Kertabumi Wijaya… dimana kemudian penerusnya Pangeran Buwono Keling harus melarikan diri menghindari kejaran Pasukan Demak. Dalam Pelariannya ke Selatan, terhadang Samudera Indonesia, Pangeran Buwono Keling akhirnya menetap dan membuka Alas (Hutan Pacitan). Selang beberapa lama, akhirnya tertangkap dan dikeroyok… Pangeran Buwono Keling tubuhnya dipotong jadi 3 Bagian dan dikuburkan terpisah, karena takut hidup kembali dikarenakan Ilmu Pancasona-nya. Kuburannya dipisahkan Sungai Keladen. Keturunan Pangeran Buwono Keling terus ikut andil dalam mengembangkan wilayah Pacitan turun-menurun dan menghasilkan beberapa pemimpin terkemuka, diantaranya Presiden RI sekarang. Bangsawan yang tersingkir diartikan juga sebagai terpinggirkannya Dunia Batuan pacitan selama ini. Walaupun batuan Pacitan memiliki Kualitas Baik, namun seakan tersingkir dari Peta Percaturan Batu Nasional selama ini. Padahal pada kenyataannya sudah jadi incaran para pelaku batuan Asing. Ini yang menyebabkan saya memberikan nama kepada Variant Chalcedony Pacitan yang berwarna Kemerahan dengan nama Red Baron.

Bangsawan Merah a.k.a. Red Baron

Bangsawan Merah a.k.a. Red Baron

Keladen Indonesian Chalcedony Variant

Red Baron

Red Baron

Red Baron

Red Baron

Indahnya Keladen

Indahnya Keladen

Collector Elit Batuan Nusantara dan Manca Negara

Collector Elit Batuan Nusantara dan Manca Negara

Precious Indonesia Untreatment Unheated No Dyed 100% Natural

Precious Indonesia
Untreatment Unheated No Dyed 100% Natural

Mbah Paiman Timbul dan Mas Picis Rojobrono

Mbah Paiman Timbul dan Mas Picis Rojobrono

Wawancara dengan Radio Pacitan

Wawancara dengan Radio Pacitan

1167109_10202096990167377_54275760_o

???????????????????????????????

Batuan Pacitan yang sudah Di Cutting

Batuan Pacitan yang sudah Di Cutting

Permata

Precious Indonesia - Bangga Batuan Lokal dengan Abadi Galatius di Tamini

Precious Indonesia – Bangga Batuan Lokal dengan Abadi Galatius di Tamini

Pertemuan Kedua Precious Indonesia di Pameran Gems di Ciracas 2014

Pertemuan Kedua Precious Indonesia di Pameran Gems di Ciracas 2014

Pertemuan Kedua dengan Tim Precious Indonesia - Berdiskusi Mengenai Indonesian Fire Opal di Ciracas

Pertemuan Kedua dengan Tim Precious Indonesia – Berdiskusi Mengenai Indonesian Fire Opal di Ciracas

Dengan Om Nugroho Gemologist dari SKY Lab Tamini Square, Pencipta Design Logo Precious Indonesia

Dengan Om Nugroho Gemologist dari SKY Lab Tamini Square, Pencipta Design Logo Precious Indonesia

Festival Batuan Pacitan 2014

Festival Batuan Pacitan 2014

 

PERMATA NEGERIKU PERMATA HATIKU

PERMATA NEGERIKU
PERMATA HATIKU

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s